Kementerian PUPR Turut Sukseskan Asian Games Tahun 2018

67
Wisma Atelit Kemayoran Jakarta Pusat.

JAKARTA (Lumennews.id) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berbangga atas kesuksesan penyelenggaraan Asian Games ke-18 tahun 2018 yang berlangsung sejak tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat.

Presiden RI Joko Widodo yang berhalangan hadir pada acara penutupan Asian Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), karena tengah meninjau penanganan bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan pesannya melalui video teleconference bahwa Asian Games ke-18 telah menampilkan energi Asia yang sesungguhnya bersatu membawa kebaikan bagi dunia.

Acara penutupan Asian Games, Minggu malam, 2 September 2018, dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri, Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad al-Fahad dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach. Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh penyelenggara termasuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beserta jajarannya, para atlet, sukarelawan dan masyarakat Indonesia yang telah bekerja keras untuk mewujudkan kesuksesan event olahraga terbesar kedua di dunia ini.

Apresiasi atas sukses penyelenggaraan Asian Games disampaikan pula Presiden OCA Sheikh Ahmad bahwa Indonesia telah bekerja keras menyiapkan ajang ini dalam waktu singkat. Indonesia telah mewujudkan mimpi dan energi Asia menjadi kenyataan mulai dari tempat, kompetisi, warna warni dan keramahtamahan rakyatnya yang tak akan terlupakan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang dalam Keppres No 15 tahun 2017 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games, menjadi Ketua Pelaksana Bidang Sarana dan Prasarana juga tidak dapat hadir karena turut mendampingi Presiden Joko Widodo di NTB.

Dalam mempersiapkan venue dan non venue Asian Games, Menteri Basuki mengatakan dari 79 venue dan non-venue pertandingan, sebanyak 33 venue dikerjakan oleh Kementerian PUPR, 27 venue oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Selatan dan 19 oleh Inasgoc. Kementerian PUPR juga ditugaskan untuk membangun 14 sarana pendukung (non-venue) seperti Wisma Atlet Kemayoran dan Jakabaring, serta penataan kawasan kompleks GBK.

“Saya bersyukur dengan waktu persiapan yang terbatas, kita mampu menyelesaikan seluruh infrastruktur Asian Games 2018 tepat waktu dan tepat mutu. Ini kerja keras tim Kementerian PUPR di Direktorat Jenderal Cipta Karya, Penyediaan Perumahan, Sumber Daya Air, Bina Konstruksi serta Sekretariat Jenderal yang mendukung teknis administrasinya,” Kata Menteri Basuki.

Tantangan lainnya khusus di Kawasan GBK, dari 16 venue yang dibangun, 6 diantaranya adalah bangunan gedung cagar budaya sehingga renovasi itu harus mematuhi ketentuan, seperti tidak mengubah struktur dan arsitektur bangunan.

Renovasi venue di Kompleks GBK juga terikat aturan koefisien dasar bangunan yang harus memperhatikan fungsi kawasan GBK sebagai ruang terbuka hijau. Saat ini 80% dari luas kawasan kompleks Gelora Bung Karno adalah ruang terbuka hijau yang menjadi paru-paru kota Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here