Politisi PKS Nilai Ancaman ke UAS Kemunduran Demokrasi

87
Ketua Dewan Pimpinan Pusat DPP (PKS), Mardani Ali Sera.

JAKARTA (Lumennews.id) – Ketua Dewan Pimpinan Pusat DPP (PKS) Mardani Ali Sera, menilai sejumlah ancaman dan intimidasi yang diterima Ustaz Abdul Somad belakangan ini merupakan kemunduran demokrasi. Sebab, Ustaz Abdul Somad (UAS) akhirnya batal ceramah di beberapa daerah Pulau Jawa.

“Tentu kita sedih, UAS ini aset kita dalam setiap ceramahnya bagus, dalil-dalilnya lugas, kalau ada yang tersinggung ya beliau tidak mempunyai representasi menyinggung,” ujar Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9).

Dia melanjutkan, Ustaz Abdul Somad hanya menyampaikan kerangka pikiran Islam dalam setiap ceramah. “Sehingga postingan UAS di Instagram itu tragedi bagi bangsa ini, sama seperti pelarangan #2019GantiPresiden,” katanya.

Maka itu, dia mengimbau masyarakat bisa dewasa memilah mana yang baik dan mana yang tidak. “Tetapi ketika intervensi terlalu besar dari pihak-pihak tertentu, saya tidak ingin mendefinisikan siapa pihak-pihak tertentu itu, justru itu kemunduran dalam demokrasi,” tegasnya.

Mardani pun mengingatkan bahwa reformasi mahal harganya. “Sayang kalau perilaku-perilaku preman, perilaku-perilaku nonkonstitusional, tidak demokrasi. Semua sekarang mau masuk kok di demokrasi, kalau begini terus kasihan orang-orang itu,” tandasnya.

Adapun beberapa daerah yang batal dikunjungi Ustaz Abdul Somad karena ancaman dan intimidasi itu adalah Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here