Cara Membangun Kepercayaan Diri Anak Adopsi

129

JAKARTA (Lumennews.id) – Menghadapi kenyataan sebagai anak adopsi tidak mudah bagi banyak anak. Beberapa bahkan merasa tidak percaya diri dengan fakta tersebut.

Orang tua bisa membantu anak mendongkrak rasa percaya dirinya. Salah satu yang paling penting adalah dengan membuat anak merasa dicintai, sehingga ia tidak takut menghadapi dunia luar.

“Simpel, tapi kadang susah dilakukan. Mereka (anak) harus merasa dicintai apa adanya. Sebisa mungkin jarak pemikiran ‘ini bukan anak kandung’ itu harus hilang,” ujar Psikolog Anak, Vera Itabiliana dalam Event Parenting Talk di @ruangtumbuh.id di Kantor Kumparan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Keraguan menggendong, bercanda gurau dengan anak juga harus dihilangkan. Bahkan, orang tua angkat perlu punya sisi egois juga, bahwa merasa ‘dia adalah anak saya’.

Diperlukan juga kontak fisik yang terus menerus. Vera mengatakan, adopsi juga bukan kisah yang harus ditutupi. Hubungan tersebut harus diproklamirkan sebagai cerita penuh cinta dan kasih sayang.

“Kan yang melakukannya senang-senang saja. Orang tua itu kadang aduh bagaimana kata orang atau apa. Kalau di luar negeri sudah terbuka sekali, untuk apa? Kesejahteraan si anak sendiri. Kalau merasakan cinta cukup di rumah, maka lebih kuat menghadapi luar,” ungkapnya.

NZ Anastasia, seorang ibu yang mengadopsi anak sekaligus penulis buku, Ketika Aku Diadopsi memberikan tips, yakni bagaimana memastikan anak merasa dicintai. Kalau orang merasa dicintai, maka dia akan merasa berharga. Anastasia termasuk cukup ekspresif memberitahukan rasa sayangnya kepada anak.

“Sampai dia suka bilang, iya-iya bunda saya sudah tahu. Dia sampai tanya, kenapa sih bun, saya dengar ini lagi, ini lagi. Saya jawab, karena kan bertambahnya usia, pemahaman kamu bisa beda lagi. Saya beritahu kalau dia sangat berharga,” ujar dia. (Rep/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here