Pemkot Bekasi Evaluasi Kartu Sehat Berbasis NIK

27
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, saat coffe morning bersama para jurnalis di Bekasi.

KOTA BEKASI (Lumennews.id) – Keberadaan Kartu Sehat (KS) berbasis NIK yang beberapa waktu lalu menjadi tranding topic dan pro kontra, di akhir tahun ini menjadi evaluasi oleh Pemerintah Kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat lakukan Cofee Morning dengan awak media, di Taman Rusa, Pemkot Bekasi, Jumat (7/12).

“Kalau program itu kan semua harus terevaluasi, tidak ada program yang tidak terevaluasi,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Setelah dilakukan berbagai evaluasi, Kartu Sehat (KS) berbasis NIK akan mengalami perubahan dalam penggunannya. Seperti yang pernah disebutkan oleh Walikota Bekasi beberapa waktu yang lalu bahwa KS harus melalui rujukan puskesmas.

“Dikemudian hari, masyarakat tidak perlu lagi pakai KS nya, cukup tunjukkan KTP nya saja, nanti akan sama dengan bpjs. Kalau dia ktp berarti kan per jiwa,” kata Rahmat Effendi.

Dalam acara Cofee Morning tersebut, walikota juga melakukan sesi tanya jawab dengan awak media. Didampingi oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto dan beberapa kepala OPD sesi tanya jawab berlangsung singkat. (mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here